Banda Aceh- Puluhan mahasiswa yang
mengatasnamakan Gerakan Peduli Rakyat Singkil melakukan aksi di Badan
Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Lamnyong, kamis (31/5/2012) pukul 10.15 wib.
Selain berorasi menyampaikan tuntutannya, para pengunjuk rasa juga membakar bendera Malaysia yang mereka anggap sebagai pemicu konflik di singkil antara masyarakat dengan PT.Ubertraco/Nafasindo anak perusahaan asal Malaysia.
Selain berorasi menyampaikan tuntutannya, para pengunjuk rasa juga membakar bendera Malaysia yang mereka anggap sebagai pemicu konflik di singkil antara masyarakat dengan PT.Ubertraco/Nafasindo anak perusahaan asal Malaysia.
“Bakar
bendera Malaysia yang telah mencuri tanah rakyat” teriak para pengunjuk rasa.
(Syahrizal)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar