Hanya ada satu perjuangan yaitu kebenaran.
Apakah mampu untuk mempertahankan idealisme terhadap kebenaran?
yang tak pernak runtuh oleh diplomasi-diplomasi untuk mempertahankan kedudukan?
lama aku berpikir tentang apa yang itu perjuangan?
kemudian aku menyadari bahwa kebenaran adalah sebuah identitas.
bagi mereka yang tidak bisa melihat sebuah penindasan, tidak bisa melihat sebuah kedidak adilan, bagi yang tidak bisa melihat suatu kesenjangan. mereka akan selalu meneriakkan suatu kebenaran.
untuk meneriakkan kebenaran memang harus membutuhkan sebuah kebaranian atau diam sama sekali.
hanya ada dua pilihan,
1. Teriak atas nama keberan
2. Diam sebagai bentuk perlawanan untuk tidak di katakan sebagai seorang pecundang
aku lebih memilih yang no dua, diam sebagai seorang pecundang.
Apakah mampu untuk mempertahankan idealisme terhadap kebenaran?
yang tak pernak runtuh oleh diplomasi-diplomasi untuk mempertahankan kedudukan?
lama aku berpikir tentang apa yang itu perjuangan?
kemudian aku menyadari bahwa kebenaran adalah sebuah identitas.
bagi mereka yang tidak bisa melihat sebuah penindasan, tidak bisa melihat sebuah kedidak adilan, bagi yang tidak bisa melihat suatu kesenjangan. mereka akan selalu meneriakkan suatu kebenaran.
untuk meneriakkan kebenaran memang harus membutuhkan sebuah kebaranian atau diam sama sekali.
hanya ada dua pilihan,
1. Teriak atas nama keberan
2. Diam sebagai bentuk perlawanan untuk tidak di katakan sebagai seorang pecundang
aku lebih memilih yang no dua, diam sebagai seorang pecundang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar